Rabu, 22 Mei 2013

LKS PAI 2013

Alhamdulillah, Kami telah menyelesaikan penyusunan LKS PAI SMP Semester Genajil

Rabu, 27 Februari 2013

HUT KOTA TANGERANG

Keluarga besar MGMP PAI SMP Kota Tangerang Mengucapkan SELAMAT HUT Kota Tangerang Ke 20 Tahun 2013, Semoga Keberhasilan dan Kemajuan Pembangunan di Kota Tangerang membawa keberkahan bagi masyarakat luas.

Kisi-Kisi Praktik PAI_2013
Kisi-kisi UKK 7_2013
Kisi-kisi UKK 8_2013  

Senin, 28 Januari 2013

USBN 2013


Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2012/2013 pelaksanaannya akan disederhanakan dengan mekanisme sebagaimana biasa. Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama hanya akan menyiapkan Kisi-kisi Soal dan selanjutnya penyusunan soal sepenuhnya diserahkan kepada daerah dan sekolah.
Alhamdulillah, MGMP PAI SMP Kota Tangerang sudah menyusun soal USBN dengan mengacu kepada Kisi-Kisi dari Direktorat PAI yang dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 26-27 Januari 2013 di SMPN 13 Kota Tangerang yang dihadiri 40 Guru PAI .
Selengkapnya download :

Kamis, 10 Januari 2013

Tahun 2013

A. Sejarah Tahun Baru Masehi 

Sejak Abad ke-7 SM bangsa Romawi kuno telah memiliki kalender tradisional. Namun kalender ini sangat kacau dan mengalami beberapa kali perubahan. Sistem kalendar ini dibuat berdasarkan pengamatan terhadap munculnya bulan dan matahari, dan menempatkan bulan Martius (Maret) sebagai awal tahunnya.
Pada tahun 45 SM Kaisar Julius Caesar mengganti kalender tradisional ini dengan Kalender Julian. Urutan bulan menjadi: 1) Januarius, 2) Februarius, 3) Martius, 4) Aprilis, 5) Maius, 6) Iunius, 7) Quintilis, 8) Sextilis, 9) September, 10) October, 11) November, 12) December. Di tahun 44 SM, Julius Caesar mengubah nama bulan “Quintilis” dengan namanya, yaitu “Julius” (Juli).Sementara pengganti Julius Caesar, yaitu Kaisar Augustus, mengganti nama bulan “Sextilis” dengan nama bulan “Agustus”. Sehingga setelah Junius, masuk Julius, kemudian Agustus. Kalender Julian ini kemudian digunakan secara resmi di seluruh Eropa hingga tahun 1582 M ketika muncul Kalender Gregorian.
Januarius (Januari) dipilih sebagai bulan pertama, karena dua alasan. Pertama, diambil dari nama dewa Romawi “Janus” yaitu dewa bermuka dua ini, satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang. Dewa Janus adalah dewa penjaga gerbang Olympus. Sehingga diartikan sebagai gerbang menuju tahun yang baru.
Kedua, karena 1 Januari jatuh pada puncak musim dingin. Di saat itu biasanya pemilihan konsul diadakan, karena semua aktivitas umumnya libur. Di bulan Februari konsul yang terpilih dapat diberkati dalam upacara menyambut musim semi yang artinya menyambut hal yang baru. Sejak saat itu Tahun Baru orang Romawi tidak lagi dirayakan pada 1 Maret, tapi pada 1 Januari. Tahun Baru 1 Januari pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM.
Sumber : http://kaahil.wordpress.com

B. Ikut Tahun Baru ? Mengikuti Siapa ....?
  
Rasulullah SAW bersabda : 
“Sesungguhnya Allah telah menggantikan untuk kalian dua hari itu dengan yang lebih baik dari keduanya yaitu hari raya Idul Adha dan Idul Fitri. [Shahih, HR Abu Dawud disahihkan oleh asy syaikh al Albani]
Para pensyarah  hadits mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua hari yang sebelumnya mereka rayakan adalah hari Nairuz dan hari Muhrojan [Mir’atul mafatih]
Di samping majusi, ternya orang-orang Yahudi juga punya kebiasaan merayakan awal tahun, sebagian sumber menyebutkan bahwa perayaan awal tahun termasuk hari raya Yahudi, mereka menyebutnya dengan Ra’su Haisya yang berarti hari raya di penghujung bulan, kedudukan hari raya ini dalam pandangan mereka semacam kedudukan hari raya Idul Adha bagi muslimin.
Lalu Nashrani mengikuti jejak Yahudi sehingga mereka juga merayakan tahun baru. Dan mereka juga memiliki kayakinan-keyakinan tertentu terkait dengan awal tahun ini. [Bida’ Hauliiyyah]
Tidak menutup kemungkinan masih ada umat-umat lain yang juga merayakan awal tahun atau tahun baru, sebagaimana disebutkan beberapa sumber. Yang jelas, siapa mereka?, tentu, bukan muslimin, bahkan Majusi penyembah api nasrani penyemabah Yesus dan Yahudi penyembah Uzair.

Kamis, 06 Desember 2012

Kurikulum 2013




Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengkaji perubahan kurikulum pendidikan nasional yang rencananya akan diimplementasikan pada tahun ajaran 2013/2014. Sistem pembelajaran dalam kurikulum baru tersebut nantinya akan bersifat tematik.
Kurikulum itu akan selalu dinamis sesuai dengan tuntunan zaman. Karena itu, kita akan mencoba tidak membebankan buku kepada siswa. Pendidikan karakter akan lebih besar ditekankan pada jenjang sekolah dasar untuk pembentukan sikap. Diharapkan karakter itu sudah melekat sejak usia dini. Dengan demikian, karakter dan keilmuan akan mudah menyatu pada setiap siswa.
Perubahan kurikulum nantinya akan berimbas pada jumlah mata pelajaran yang selama ini diampu siswa. Nanti dengan kurikulum baru jumlah mata pelajaran akan berkurang dan pola pengajarannya akan semakin mudah. Selanjutnya baca .... Draff Kurikulum 2013 

Download pula..... Kisi-kisi Soal UAS Ganjil 2011 dan Prediksi Soal UAS Ganjil 

Selasa, 27 November 2012

UAS PAI SMT 1_2012



Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 tahun 2009 mengisyaratkan bahwa untuk kenaikan pangkat dan golongan guru perlu dilakukan Penilaian Kinerja Guru.
Penilaian Kinerja Guru (PKG) adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya.
Dalam Penilaian Kinerja Guru (PKG), Guru wajib mencatat dan menginventarisasikan seluruh kegiatan yang dilakukan.
Penilaian Kinerja Guru (PKG) terhadap Guru dilakukan minimal satu kali dalam setahun.
Penilaian Kinerja Guru (PKG) untuk kenaikan pangkat Guru yang akan dipertimbangkan untuk naik pangkat dilakukan minimal 2 kali dalam  satu tahun,  yaitu 3 bulan sebelum periode kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil.
Penilaian Kinerja Guru (PKG) menggunakan instrumen yang didasarkan kepada:  14 kompetensi bagi guru kelas dan/atau mata pelajaran; 17 kompetensi bagi guru BK/konselor, dan pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah (Kepsek, Wakasek, dsb.)
Guru Kelas/
Mata Pelajaran
Guru BK/
Konselor
Pedagogi
(7 kompetensi)
Pedagogi
(3 kompetensi)
Kepribadian
(3 kompetensi)
Kepribadian
(4 kompetensi)
Sosial
(2 kompetensi)
Sosial
(3 kompetensi)
Profesional
(2 kompetensi)
Profesional
(7 kompetensi)
Selain itu, dalam Permenpan ini mengisyaratkan pula pentingnya kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dilaksanakan dalam upaya mewujudkan guru yang profesional, bermatabat dan sejahtera; sehingga guru dapat berpartisifasi aktif untuk membentuk insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian.
Pengembangan Keprofesian Guru mencakup tiga kegiatan: (1) Pengembangan Diri; (2) Publikasi Ilmiah, dan (3) Karya Inovatif.
Tujuan umum Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)  yaitu untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.
Sedangkan tujuan khusus Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah:
·         Memfasiltasi guru untuk mencapai standar kompetensi profesi yang telah ditetapkan.
·         Memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan kompetensi yang mereka miliki sekarang dengan apa yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan profesinya.
·         Memotivasi guru-guru untuk tetap memiliki komitmen melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional.
Mengangkat citra, harkat, martabat profesi guru, rasa hormat dan kebanggaan kepada penyandang profesi guru.

Rabu, 03 Oktober 2012

Pembinaan GPAI SMP 2012


MAPENDA menyelenggarakan Pembinaan tentang disiplin bagi Guru PAI pada SMP Kota Tangerang sebanyak 60 orang dengan nara sumber IRJEN KEMENAG RI dari Jakarta, Kepala Kemanag, Kasi Mapenda, Kasi Binamas, Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Tangerang .

Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS)  adalah  kesanggupan PNS untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang - undangan dan peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati akan dijatuhi hukuman disiplin, baik ringan, sedang maupun hukuman berat. Betapa pentingnya  pelaksanaan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai. 

 NR memaparkan tentang beban kerja guru minimal 24 jam/pekan dengan beban kerja 37,5 jam/pekan harus benar-benar ditaati, terlebih bagi guru yang sudah mendapat tunjangan sertifikasi. jika tidak memenuhi PP 53 tahun 2010 ini, 
Ia juga ingin seluruh GPAI menerapkan peraturan mengenai disiplin PNS ini, karena pembinaan disiplin PNS memiliki hubungan positif yang dapat mempengaruhi perilaku pegawai, semakin baik pembinaan disiplin dilakukan maka akan semakin baik pula prilaku ketaatan dan kepatuhan pegawai tehadap ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya ....
Dalam upaya meningkatkan mutu dan profesionalisme guru dan pengawas PAI, DIrjen PAIS Kemanag RI Tahun 2012 menyediakan beasiswa penuh (S2) sebanyak 400 orang yang akan ditempatkan pada 17 PTN/PTS  Se Indonesia. Penaftaran mulai tgl 9-20 Oktober 2012. Lebih jelasnya hubungi :
021-3811654, Pak Agus Sholeh (0811838440) Pak Drs. Syamsul Bahri (081387303085).
Kepada yang berminat, Silakan .....
 Download KISI2 Soal UTS 1 aja ,,,,

ttp://www.ziddu.com/download/20522573/b_KISI_KISI_soal_MID_1_2012.docx.html